1.
Jurnalisme
Dakwah
Adalah
proses peliputan dan pelaporan peristiwa yang mengandung pesan dakwah
berupa ajakan ke jalan Allah SWT, yakni mengimani dan mengamalkan syariat
Islam.
Dalam literatur jurnalistik, dikenal istilah
“jurnalisme perang suci” (crusade journalism), yaitu
jurnalistik yang memperjuangkan atau mengusung penyebaran nilai-nilai tertentu.
Dalam konteks Islam, crusade journalism adalah jurnalisme dakwah, yakni
jurnalisme yang membela, menyebarkan, dan memperjuangkan tegaknya nilai-nilai
Islam serta berpihak kepada kepentingan kaum Muslim.
2. Posisi
Jurnalisme Dakwah dalam ranah KPI.
Sebenarnya
mata kuliah jurnalisme dakwah ini masuk pada ketiga ranah yang ada di jurusan
Komunikasi dan Penyiaran. Tapi yang lebih fokusnya yaitu keranah Kitabah.
karena Setiap berita, artikel opini, ataupun
feature yang mengandung seruan secara langsung dan tidak langsung, tersurat
ataupun tersurat, untuk beriman, berbuat baik (beramal saleh), dan bertakwa
kepada Allah SWT masuk dalam kategori jurnalisme dakwah.
selain itu dalam Berita, artikel, feature, pun
program radio dan televisi yang mengekspos tentang keindahan
dan kebenaran Islam juga termasuk dalam jurnalisme dakwah. Demikian pula
peliputan atau pemberitaan positif tentang Islam dan kaum Muslim termasuk
jurnalistik dakwah.
3. Urgensi
Jurnalisme Dakwah
Pentingnya
Jurnalisme Dakwah ini karena Jurnalisme Dakwah bisa dimaknai sebagai suatu
proses meliput, mengolah, dan menyebarluaskan berbagai peristiwa dengan muatan
nilai-nilai Islam, serta berbagai pandangan dengan perspektif ajaran Islam
kepada khalayak. Jurnalisme Islam dapat pula dimaknai sebagai proses
pemberitaan atau pelaporan tentang berbagai hal yang sarat dengan muatan dan
sosialisasi nilai-nilai Islam dengan mengedepankan dakwah Islamiyah.
Pada prinsipnya Jurnaslisme Dakwah adalah suatu
aktivitas yang terdiri dari proses meliput, mengolah, dan menyebarluaskan
berbagai peristiwa atau pendapat dengan muatan nilai-nilai keislaman (dakwah),
didasarkan pada (mematuhi) kaidah-kaidah jurnalistik/norma-norma yang bersumber
dari Alquran dan Sunnah Rasulullah SAW. Karena itu, maka jurnalistik Islam
ialah jurnalistik yang mengemban misi “amar ma’ruf nahi munkar” (QS. Ali Imran
104), dengan misi utamanya menyebarluaskan informasi-informasi tentang ajaran
Islam.
4. Materi
yang di pelajari di Jurnalisme dakwah
Banyak Materi Yang di pelajari
seperti cara pembuatan berita, artikel opini, ataupun feature, dan juga
mempelajari cara-cara membuat sebuah informasi dakwah dalam bentuk Audio Visual
maupun yang lainnya. dan juga tuntuntan untuk membuat dan juga menulis sebuah
cerpen.
5. Karya
Tulis (Opini), antara lain :
a.
Cepat tanggap
E-KTP
b. Etika dalam
Keakraban
c.
Kurangnya
kesadaran dan rasa percaya diri
d.
Pembinaan
Kepribadian Guru
e.
Tingkatkan
Kesadaran Akan Sampah
f.
Perkembangan
Teknologi Yang Instan, Tetapi Penuh Dengan Tanggapan
g.
Bagaimana
Mencegah perilaku Kekerasan pada Anak, seperti kasus Gladiator di Bogor?
h.
Sambut perayaan
tahun baru 2018
Karya
Tulis (Berita Masjid), antara lain :
a.
Pengajian
Rutinan Ibu-ibu
b.
Sholat isya
Berjamaah Penuh Berkah
c.
Sholat Jumat
Berjamaah
d.
Yasinan Rutinan
Hari Kamis
e.
Kegitan Maulid
Nabi Muhammad SAW
f.
Kegiatan
Latihan Qasidah
g.
Kegiatan
Sholawatan
h.
Marawisan
i.
Liputan Kunjungan
Karya Tulis (Cerpen) , antara lain :
a)
Judul Cerpen :
Berdo’a dan Mendo’ankan
Video ceramah ustad dan pribadi, antara lain :
Ø
Video Ceramah ,
Ustad Aceng Jamaludin
Tema
: Agama Islam
Lokasi
: Masjid Al-Kautsar kp.cigagak Cipadung, Bandung
Ø
Video Pribadi ,
Yusep Muhammad Rafly
Tema : Urusan Puasa
Tidak ada komentar:
Posting Komentar