Rabu, 03 Januari 2018

Opini 5 Jurnalisme Dakwah

PEMBINAAN KEPRIBADIAN GURU
Yusep Muhamad Rafly, Mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam, UIN SGD Bandung

            Pendidikan merupakan proses memanusiakan manusia, dimana peserta didik dididik dan dibina agar berkepribadian baik dan berakhlak mulia. Disamping itu dengan pendidikan, peserta didik dapat menyempurnakan perkembangan individu dalam menguasai pengetahuan, kebiasaan, sikap dan sebagainya secara formal maupun nonformal.
            Akan tetapi, tak jarang dijumpai kasus-kasus atau polemik tentang kekerasan di dunia pendidikan. Sepertihalnya, yang terjadi di SDN 004 Gunung Kijang, Kep. Riau. Seorang murid dipukul oleh gurunya hingga meninggalkan bekas lebam biru di bagian pahanya, hanya karna murid tersebut tidak mengerjakan PR. Hal ini sangat disayangkan tentunya, karna sebagaimana kita ketahui bahwa guru merupakan sosok atau figur yang harus digugu dan ditiru. Sedangkan pada kasus ini, guru tersebut tak dapat memberikan contoh yang baik bagi muridnya untuk ditiru.
            Hal ini terjadi dikarnakan guru tersebut tidak memiliki pengendalian emosi yang baik, padahal untuk menjadi seorang guru, seseorang harus mengenyam bangku pendidikan dan mempelajari hal-hal tentang keguruan dan salah satunya yaitu tentang pengembangan kepribadian guru. Maka dari itu, pihak sekolah seharusnya mengadakan supervisi pendidikan yang didalamnya terdapat pembinaan dan bimbingan untuk meningkatkan mutu, kemampuan serta profesionalisme kerja guru dalam upaya mewujudkan proses pembelajaran yang lebih baik guna mencerdaskan kehidupan bangsa karna sejatinya guru merupakan pelopor utama dalam menentukan masa depan bangsa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Resume Buku The Web We Want (buku pintar internet untuk pengembangan pemuda)

Kelompok 14 Nama               : Solida                                    (1164020160)                           Yusep Muhamad Rafly  ...